kabarinfo.net – Bekerja di Badan Usaha Milik Negara (kerja BUMN) menjadi impian banyak orang di Indonesia. BUMN menawarkan stabilitas pekerjaan, gaji yang kompetitif, serta berbagai fasilitas dan tunjangan yang menarik. Tidak heran jika setiap tahunnya, ribuan pelamar berlomba-lomba untuk mendapatkan posisi di berbagai perusahaan BUMN.
Dalam artikel ini, kita akan membahas peluang kerja di BUMN, keuntungan bekerja di BUMN, serta langkah-langkah melamar kerja di perusahaan milik negara ini.
1. Apa Itu BUMN?
a. Definisi BUMN
BUMN atau Badan Usaha Milik Negara adalah perusahaan yang sebagian atau seluruh sahamnya dimiliki oleh pemerintah Indonesia. Tujuan utama BUMN adalah memberikan layanan kepada masyarakat serta meningkatkan perekonomian nasional.
b. Jenis-jenis BUMN
BUMN dibagi menjadi beberapa jenis, yaitu:
- BUMN Perseroan (Persero) – Dikelola seperti perusahaan swasta, tetapi dengan kepemilikan pemerintah. Contoh: Bank Mandiri, Pertamina, dan Telkom Indonesia.
- BUMN Perusahaan Umum (Perum) – Bertujuan memberikan pelayanan publik dengan keuntungan sebagai pertimbangan sekunder. Contoh: Perum Bulog dan Perum Damri.
2. Keuntungan Kerja di BUMN
a. Gaji dan Tunjangan yang Kompetitif
Salah satu alasan utama mengapa banyak orang ingin kerja BUMN adalah gaji dan tunjangan yang menarik. Beberapa tunjangan yang bisa diperoleh meliputi:
- Tunjangan kesehatan
- Tunjangan transportasi
- Bonus tahunan
- Dana pensiun
b. Stabilitas Pekerjaan
Berbeda dengan sektor swasta, bekerja di BUMN memberikan jaminan kerja yang lebih stabil. Karyawan tidak mudah terkena PHK, kecuali dalam kondisi tertentu seperti pelanggaran berat.
c. Jenjang Karier yang Jelas
BUMN memiliki sistem promosi yang transparan dan berbasis kinerja. Karyawan yang berprestasi memiliki kesempatan besar untuk naik jabatan.
d. Peluang Pengembangan Diri
Perusahaan BUMN sering memberikan pelatihan dan pendidikan tambahan bagi karyawan. Ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi dan profesionalisme mereka di dunia kerja.
3. Peluang Kerja BUMN di Berbagai Sektor
BUMN memiliki berbagai sektor bisnis yang membuka peluang kerja bagi lulusan dari berbagai latar belakang pendidikan.
a. Perbankan dan Keuangan
Beberapa BUMN di sektor ini adalah:
- Bank Mandiri
- Bank Rakyat Indonesia (BRI)
- Bank Negara Indonesia (BNI)
Posisi yang sering dibuka meliputi customer service, teller, analis keuangan, hingga manajer investasi.
b. Energi dan Pertambangan
Perusahaan seperti Pertamina, PLN, dan Bukit Asam sering merekrut tenaga kerja di bidang teknik, geologi, dan manajemen energi.
c. Telekomunikasi dan Teknologi
Sektor ini dikuasai oleh Telkom Indonesia yang menawarkan berbagai posisi di bidang IT, jaringan, dan pemasaran digital.
d. Transportasi dan Logistik
BUMN di sektor ini seperti Garuda Indonesia, PT KAI, dan Jasa Marga membutuhkan karyawan untuk teknik perkeretaapian, manajemen transportasi, dan layanan pelanggan.
4. Cara Melamar Kerja di BUMN
a. Persiapkan Dokumen Lamaran
Dokumen yang biasanya diperlukan untuk melamar kerja di BUMN meliputi:
- Curriculum Vitae (CV) yang menarik
- Ijazah dan transkrip nilai
- Sertifikat pendukung (jika ada)
- Surat lamaran kerja
b. Mendaftar Melalui Rekrutmen Resmi BUMN
BUMN memiliki portal rekrutmen resmi, yaitu FHCI BUMN (Forum Human Capital Indonesia) yang dapat diakses melalui situs https://rekrutmenbersama.fhcibumn.id/.
c. Mengikuti Tes dan Seleksi
Seleksi kerja di BUMN umumnya terdiri dari beberapa tahap:
- Seleksi Administrasi – Menyeleksi pelamar berdasarkan dokumen yang dikirimkan.
- Tes Kemampuan Dasar (TKD) – Menguji kompetensi akademik dan logika.
- Tes Kompetensi Bidang (TKB) – Menilai keahlian spesifik sesuai posisi yang dilamar.
- Wawancara dan Psikotes – Menguji kesiapan mental dan komunikasi pelamar.
d. Menunggu Pengumuman dan Tanda Tangan Kontrak
Jika lolos semua tahapan, pelamar akan menerima surat penawaran kerja dan tanda tangan kontrak sebelum resmi bergabung dengan perusahaan BUMN.
5. Tips Lolos Seleksi Kerja di BUMN
a. Perbanyak Latihan Soal TKD
Tes Kemampuan Dasar (TKD) menjadi salah satu tahap paling menantang dalam seleksi BUMN. Persiapkan diri dengan banyak berlatih soal matematika, logika, dan wawasan kebangsaan.
b. Perbanyak Sertifikasi Pendukung
Memiliki sertifikasi tambahan seperti sertifikasi bahasa Inggris (TOEFL/IELTS), sertifikasi digital marketing, atau pelatihan manajemen akan menjadi nilai tambah bagi pelamar.
c. Pelajari Profil Perusahaan BUMN yang Dilamar
Sebelum wawancara, pastikan kamu memahami visi, misi, dan bidang usaha dari perusahaan BUMN yang dilamar.
d. Perhatikan Tata Cara dan Etika Wawancara
Saat wawancara, tunjukkan sikap profesional, percaya diri, dan sopan. Jawablah pertanyaan dengan jelas dan singkat.